Pages - Menu

Friday, July 21, 2017

Pentingkah Alloh bagimu?

Bila anda ditanya, pentingkah Alloh bagimu?, maka sudah tentu anda akan menjawab penting. Kemudian jika dilanjutkan dengan pertanyaan, sepenting apakah Alloh bagimu?, maka kali ini jawabannya bermacam-macam, namun saya menduga keras sedikat yang akan menjawab Dia lebih penting dari semua, trrmasuk diriku sendiri.

Jawaban ini, mengandung konsekuensi yang amat sangat berat, karena tidak hanya akan mempengaruhi berbagai aspek dalam kehidupan seseorang, mulai hal kecil hingga yang besar seseorang yang emikian mementingkan Alloh, sudah tentu akan melibatkan, menyegerakan, merelakan, mentaati segala sesuatu yang Alloh sukai.

Maka sudah tentu, jawaban "penting tadi" bertingkat tingkat adanya.

Anda mendengar adzan sholat, maka ada banyak cara menyikapinya. Karena urusan setiap orang berbeda, kondisi setiap orang berbeda, sehingga respon terhadap adanya adzan inipun berbeda beda,, namum sikap tertinggi sudah tentu meninggalkan semuanya, dan bersegera memenuhi undangannya. Katakan saja anda sedang berbisnis dan sedang penagihan, dan tinggal menunggu uang air beberapa menit lagi,, dan anda mendengar adzan, akankah anda bersegera menuju panggilannya?,, ada deadline tugas, ada deadline pekerjaan, dan anda mendengar adzan sholat, akankah anda bersedia menunda tugas atau pekerjaan anda, untuk sekedar memenuhi undangannya?, tentu jawabannya berbeda beda.

Tentu kita mengenal hal wajib, hal sunah, dan hal mubah,, hal wajib dengam wajib tidak dapat saling mengugurkan, amda boleh pilih salah satu. Sholat agak berbeda, kita mengenal ada jamak ada qosor, semata mata Alloj ingin meringankan seseorang agar dalam memenuhi seruannya anda fleksible,, namun trrkadang seorang hamba yang daaif dan penuh lupa terkadang tidak mampu mengukurnya,,tidak hanya sholat namun untuk segala aspek yang Alloh sukai dan perintahkan, seyogyanya kita menyegerakaanya,, karena boleh jadi itu adalah salah satu wujud, betapa anda begitu mementingkannya.

Seorang kadang berkata, ada atau tidak ada kamu akan sama saja,, ada atau tidak ada ini dan itu adalah sama saja,, karena bagiku cukuplah alloh saja tempatku bersandar. Pernahkah anda !endapatkan sesuatu yang amat anda dambakan?, harta, tahta,wanita, anak? Ya sudah tentu anda pernah, dan sudah tentu anda amat bahagia dengannya. Lalu apakah anda pernah kehilangan sesuatu yang amat anda cintai an miliki, seperti halnya harta, wanita, anak, jabatan?,, tentu akan pahit merasakannya,, demikian hati anda amat cinta dengan yang anda miliki. Padahal anda lahir di dunia ini tidak membawa apapun, bahkan sehelai benang pun tidak, kemudian yang maha kaya ini memberinanda sedikit nikmat, lalu kadangbdia mengambilnya kembali. Lantas mengapa anda bersedih, dan tidak jarang mengutuk sanga maha pemberi ini??,,

Lantas sekarang, beranikah anda mengukur seberapa penting Alloh bagi anda?,, seberapa banyak ayat yang telah anda hafal dan pelajari, sudahkah anda belajar petunjuk petunjuk yang Dia berikan?, ataukah anda saat ini masih terlena dengan pemberiannya. Sekarang udah tentu anda telah menemukan jawabannya,,

Memang sungguh kemuduhan yang Alloh berikan, telah banyak kita salah gunakan. Anda menduga bahwa sholat,puasa, atau hal baik lain yang anda lakukan memberikan dampak kepada Alloh, sehingga anda kurang serius terhadap yang anda kerjakan semata mendekat padanya??,. Ya sudah tentu tidak ada yang yang bertambah dan berkurang dari yang maha sempurna ini,, dan kalaulah anda tetap tidak merubah sikap anda dalam mementingkan Alloh, sudah tentu anda sedang mengakami sakit,,

Yang boleh jadi tidak anda rasakan,, Alloh menyukai kemudahan bagi hambanya, namun hambanya harus senantiasa ingin memberikan yang terbaik kepada yang Maha penting ini.Sudah tentu berat, sudah tentu tidak akan mudah, amda sedang mendaki gunung yang tinggi,, hingga langit ketujuh,, namun jangam menyerah,, karena Alloh melihat hati hati anda, maka janganlah kamu menduga pujian dari seseorang  atau harta, anak anakmu serta jabatanmu akan mengekalkanmu.

Maka kembalilah kepada alloh, sesuai kemampuanmu,, bersungguh sungguh lah, perbaikalah dorimu, larena Alloh maha tahu, maha pengasih, dan maha penyayang.

Popular Posts