Pages - Menu

Tuesday, November 11, 2014

Tips dan Trick Mengemudikan Mobil

Hello kawan, tentu diantara kalian ada yang belum bisa menyetir mobil, atau yang sedang belajar dan belum lihai,,nah pada kesempatan kali ini saya ingin berbagi tips dan trik untuk dapat mengemudi dengan baik di jalan.

Sebelum masuk kedalam pembahasan per level, pastikan bahwa anda telah mengerti tentang bagian-bagian mobil yang berkatian dengan mengemudi seperti: Rem, Gas, dan Kopling, jangan samapai kebalik yak. Selain hal itu, temen-temen juga perlu belajar terlebih dulu mengenai teknik pemakaian porsneleng (terutama yang belum pernah pegang kendaraan ber-coupling).







Picture 1, Rem Coupling dan Gas

Teknik mengemudi saya bagi menjadi 3 golongan,
1. Level 1: Melaju lurus, Mundur, Berbelok
2. level 2 : Mendahului kendaraan di depan,
3. Level 3,  Parkir Paralel dan Seri
4. Level 4: Berhenti di tanjakan dan turunan
Pucture 2, Porsneleng


hal yang perlu diperhatikan saat mengkombinasikan Coupling dan Porsneleng.
1. Injak Coupilng terlebih dahulu sebelum mengoper porsneleng
2. Gigi 1,2 untuk posisi lambat (ketika dari berhenti, atau sedang tanjakan)
3. Gigi 3, 4 dan 5 Untuk posisi cepat lurus
4. R untuk mundur
5. Saat mengcoupling dan mengganti porsneleng, pastikan kemudi (steer) stabil.

A. Level 1, Melaju Lurus, Mundur dan Belok
Di level 1 ini, sebenarnya tidak terlalu sulit. ketika anda sudah bisa memakai porsneleng, gas dan coupiling, sebenarnya anda sudah dapat melaju lurus mapun mundur, dengan asumsi tidak ada halangan kendaraan lain didepan atau dibelakang kita. Hal yang perlu diperhatikan dalam level ini adalah:
  1. Cobalah latihan mengenali gas dan coulpling mobil anda, karena tiap mobil tentu beda-beda tarikanya. Caranya adalah dengan mencoba masuk porsneleng 1, kemudian mencoba melepasnya secara perlahan, (tanpa anda menginjak gas pun, kalau anda melepas coupling satu dengan perlahan, maka mobil akan berjalan), namun ingat bahwa kalau anda melepasnya kebanyakan, mobil akan mati, yang ekstrim mobil lompat.
  2. Ketika anda mengoper ke 1, dan melepas coupling perlahan, serta memeberikan gas sedikit maka mobil akan berjalan. Dan saat suara mobil mulai berat maka, tambahlah porsneleng ke 2, dan seterusnya.
  3. Ketika anda memutuskan untuk berhenti maka yang perlu anda lakukan adalah menetralkan/mengenolkan porsneleng., jangan lupa tarik hand rem  (rem tangan), sebagai keamanan.
  4. Saat hendak mulai melaju lagi maka, masukkan ke 1, dan mulailah prosedur mulai nomer 1 lagi.

B. Level 2, Mendahului kendaraan di depan
Di level 2 ini agak berat sedikit, karena akan sangat sulit bagi pemula untuk mengetahui haluan saat mencoba menyalip, saya ansumsikan anda adalah seorang pengendara roda dua yang sedang belajar roda 4, tentu mobil lebih lebar dan lebih panjang, jadi pastikan langkah-langkah berikut ini anda kuasai:

  1. Saat hendak menyalip, patikan dari arah berlawanan tidak ada mobil yang berlawanan arah sedang melaju kearah anda (perkiraan waktu ini harus dilatih, sehingga tidak terjadi tabrakan saat hendak menyalip.
  2. Untuk pemula, cobalah salib mobil/ gendaraan tunggal (bukan gandeng), atau beruntun karena tingkat kesulitannya lebih tinggi
  3. Sebelum menyalib belirah tanda lampu dim mobil depan anda atau dengan klakson. Kemudian, nyalakan rating arah anda akan menyalip (kebanyakan arah kanan). 
  4. Lihatlah sepion kanan anda, untuk memastikan apakah ada mobil dari arah belakang yang kencang dan hendak menyalip anda.
  5. Jika anda merasa anda tidak mempu menyalib, atau mobil depan terlalu kencang, maka opsinyanya adalah mengerem mobil dan tidak jadi menyalip, atau yang kedua adalah memberi tanda lampu dim pada mobil depan anda, sehingga mobil yang berlawanan arah tersenbut mengurangi laju (mengerem).
  6. Bagian tersulit dari ini adalah haluan, jadi untuk melaltih haluan untuk para pemula, harus sering-sering pakai mobil, supaya anda lebih lancar, dan selalu lihat sepion anda. 
C. Level 3, Parkir seri dan parkir paralel.
1. Parkir seri, adalah posisi dimana mobil berjajar secara seri (berjajar)
Picture 3, Teknik parkir seri

Kunci dari parkir ini adalah sepion kanan, kiri dan tengah, kalau ada tambahan sensor belakang maka lebih baik saat mundur. 

Tipsnya untuk parkir jenis ini adalah, :
  1. Berlatihalh parkir dengan menggunakan tiang (2 buah) sejajar beri ukuran lebar tertentu yang muat untuk sebuah mobil dan buka pintu. 
  2. Saat mundur lihatlah posisi tiang pembatas dengan spion kanan dan kiri, lalu mundur perlahan dan jangan sampai menyentuh tiang
  3. Berilah jarik sekita 30 cm dari tiang dan putar kemudi, lalu mundur dan perhatikan dengan seksama sepion anda, apakah kira-kira sudah masuk atau belum
  4. Saat pertama mundur dan membelokkan spion, konsentrasi pertama adalah memastikan bagian mobil kanan masuk, lalu menengok ke kiri juga supaya tidak nabrak
  5. Jika saat mundur posisi sebelah kiri terlalu sempit, maka majukan mobil dan atur ulang sudut posisi belok
  6. Lebih sering latihan akan lebih baik
Picture 4, Spion kiri, Kanan

2. Parkir Paralel
parkir paralel ini pada prinsipnya pengembangan dari teknik parkir seri, dan kecenderungan lebih sulit dair pada parkir seri. Prinsip utama untuk dapat berhasil adalah memasukkan ekor mobil terlebih dahulu, seperti halnya parkir seri, dan anda harus berhati hati karena depan dan belakang anda adalah mobil.




Picture 5, Teknik parkir paralel

Tips untuk parkir dengan gaya ini adalah:
  1. Anda harus sering berlatih seperti halnya parkir seri
  2. Mundurkan mobil dengan perlahan saja, jadi harus pinter main coupling ya
  3. Cobalah dengan memakai 4 buah tiang sebagi pembatas saal latihan, selebihnya sama dengan parkir seri
Level 4, Tanjakan dan turunan

Tanjakan dan turunan adalah bagian tersulit dari teknik mengemudi, mungkin akan lebih mudah jika anda hanya melaju lutus di tanjakan, namun ada kalanya macet dan naik ke mall anda harus berhenti tepat di tanjakan, tidak lucu bukan ketika anda melorot saat mengemudi, anda bisa kena denda orang yang dibelakang atau di depan anda.

Picture 6, Gambar mobil menanjak


Tips untuk menanjak (dengan kondisi macet-cet)  ini adalah:
  1. Gunakan Gigi 1 saat benar benar pelan-dan sudah dari posisi berhenti
  2. Mainkan Coupling dan rem secara perlahan, tahan 1/2 coupling
  3. Jika kaki anda capek, maka gunakan hand rem dan rem kaki untuk menahan mobil tidak melorot
  4. Saat hendak melepas rem, maka coupling harus dimanikan dan gas dapat sedikit digunakan
  5. Anda harus fokus dan sabar
  6. Jika Berhenti untuk waktu yang lama, jangan lupa matikan mesin mobil supaya tidak cepat panas
  7. Jangan menyalip, dan pastikan jarak aman dengan mobil depan adalah 1 Meter
  8. Anda harus sering latihan
Demikian tips saat belajar mengemudi, pelajarilah lever per level dengan seksama, dan jangan buru buru, karena keslamatan anda adalah yang paling utama, selamat mencoba. []




Popular Posts