Pages - Menu

Wednesday, September 17, 2014

SIKAP AHOK "RESIGN" DARI GERINDRA AND RUU INDIRECT ELECTION

Sobat, freedom. Tentu kalian yang doyan dengan berita politik seperti saya , udah tidak asing lagi dengan top trending topic bulan ini, ya benar "ahok mengundurkan diri dari partai gerindra".
Gambar 1, Prabowo Support Jokowi and Ajok in Governor Election
Sudah tentu ada pro dan kontra dengan berita ini, ada yang memandangnya sebagai suatu keberanian yang perlu di apresiasi ( karena dengan tegas, berani mengundurkan diri dari partai yang telah mengusungnya menjadi wakil gubernur DKI). Ada pula yang memandangnya sebagai sesuatu yang tidak lazim, bahkan beberapa tokoh, sebut saja Fadli zon yang mengatakan ahok sebagai "kutu loncat", kemudian ada juga pemberitaan yang berjudul, "kacang lupa kulitnya". 

Kali ini saya akan mengulasnya, menurut pandang subjective saya yang masih awam ini,

Ahok diketahui luas sebagi gubernur belitung, adalah sorang yang amat tempramen (berdasarkan gaya yang dipelihatkannya), dan amat idealis (red). saya tidak akan membahas dibelitung, karena saya tidak tahu. yang jelas pemilihan kepala daerah 4 tahun lalu, dia (ahok), bersama Walik kota solo (Joko Widodo), maju sebagai wakil gubernur dan gubernur DKI jakarta. Mereka diusung oleh dua partai yang cukup ngetren yakni PDI perjuangan yang dimotori megawati dan Gerindra yang dipimpin oleh mantan dirjen Kopasus, Bpk. Prabowo Subianto.

Saya tidak tahu, alasan yang jelas mengapa dua partai ini (PDI dan Gerindra), memilih Jokowi dan Ahok ikut dalam pemilihan ini ketimbang mengusung Fauzi bowo yang notabennya lebih menjanjukan. Namun satu hal yang disampaikan oleh bapak prabowo, dan simpatisannya bahwa " mereka ingin perubahan", rakyat butuh pemimpin yang yang jujur dan merakyat, yang sangat pro rakyat, sudah begitu lama pergantian gubernur, tetapi belum ada perubahan yang signifikan, Jakarta tetap macet dan semakin macet, bajir kian meninggi, begitulah ujar Bapak Prabowo dan simpatisannya.

Diketahui luas, bahwa PDI perjuangan dan bu Megawati sekilas tidak setuju dengan niat Gerindra untuk mencalonkan dua tokoh ini, dan lebih memilih bergabung dengan Foke, karena Golkar telah berada disana, sehingga kemungkinan menang pun akan lebih besar (red). Namun, dirjen kopasus ini berhasil meyakinkan partai berlambang banteng ini, untuk mengusung Jokowi ahok.

Kita tahu bahwa untuk maju pemilu ada dua jalur, yakni jalur partai dan jalur independen, Ahok seperti diketahui sebenarnya ingin independen, namun tentu mengumpulkan KTP dan pendukung susuai syarat pemilihan beliau tidak mampu, sehingga mungkin dipikiran beliau ("dari pada kalah ikut partai saja,red.)

Setelah terpilih, gerindra tidak hentinya melakukan lobi untuk membantu pemerintahan DKI yang baru, mulai dari diskusi rencana anggaran (APBD) ==> <ini kalo orang yang kerja dipemerintahan pasti tahu>, dan sayap gerindra aktiv dalam membantu penanggulangan banjir.

Kalo bicara jasa, mungkin saya fikir tidak etis seorang ahok mengundurkan diri dari Gerindra, terlebih lagi ahok tidak berbicara langsung kepada dewan pembina Gerindra. Bpk Prabowo Subianto., malah menyuruh seorang kurir untuk mengantar surat tersebut. Dari segi etika ini tidak dapat diterima, siapapun itu.

namun kenapa bapak ahok mengundurkan diri ?, beberapa media memberitakan bahwa, ketidaksetujuan ahok mengenai pilihan kepala daerah melaui DPRD (indirect election) lah yang menjadi awal mengapa dia harus mundur dari partai ini.

Menurut analsis saya, pengunduran diri ini sangat janggal, dan terkesan ada tendensi atau tujuan tertentu. Saya melihat bahwa, dia (ahok) memang sejak awal tidak terlalu respek terhadap gerindara, hal ini terbukti dari penolakannya sebagai juru kampanye partai saat Prabowo Maju sebagai calon presiden. Kedua, beberapa kali pendapat yang keluar dari ahok adalah lebih memuji Joko widodo, dari pada memihak kepada Prabowo. Satu-satunya kalimat yang ahok keluarkan untuk partai adalah, "...saya lebih pilih prabowo". meskipun dari pernyataannya, dia juga tidak menjelekkan Jokowi, tapi lebih mengatan bahwa dua-dua nya bagus, style nya saja berbeda, silahkan pilih yang mana, kalo saya lebih mantep bapak prabowo. Sikap yang mengambang, dan tidak berkontribusi penuh, seperti halnya Jokowi yang berkampanye untuk PDI diberbagai daerah, tidak diperlihatkan oleh ahok, adalah indikasi kuat bahwa orang ini tidak respek kepada gerindara. Dan momen yang paling tepat adalah saat ini, dimana Prabowo telah kalah dalam pemilihan, dan hendak mengajukan RUU pemilihan kepala daerah oleh DPRD.

Dia (ahok) berkata, bahwa pemilihan inderect itu sarat korupsi dan banyak transaksi, tidak mau saya (ahok) menyembah DPRD, begitu ujarnya.

Beberapa media, terutama media grup yang memang notabennya adalah pendukung koalisi Jokowi, santer mengumandangkan bahwa pemilihan kepala daerah dari DPRD adalah kemunduran (balik munur), karena setelah 10 tahun berjalan pemilihan langsung, sekarang hendak dikembalikan seperti halnya orde baru.

Apakah pemilihan melalui DPRD itu mundur? tentu tidak sobat, karena dalam sistem demokrasi ini, kadang yang benar karena sedikit dia kalah oleh yang tidak berkompen tapi didukung oleh banyak orang (yang tidak berpengatahuan). Demokrasi melaui pemilihan langsung, menjadikan suara sorang yang berpengatahuan (sebut saja Din Samsudin (ketua MUI/PP Muhammadiah) dengan suara seorang tukang becak, preman, dan pemabuk sama. Diaman seorang berpengatahuan memilih karena pengetahuannya, sedangkan orang bodoh memilih kadang lebih karena uang. Jadi saya ingin katakan bahwa pemilihan secara langsung ini, uang berbicara, dukungan asing, dan kejahatan oleh pihak dapat leluasa dilakukan.

DPRD sarang koruptor? ya bisa jadi benar, namun kita harus yakin bahwa tidak semua demikan. 32 tahun yang lalu mungkin anda sangat tahu dan trauma bagaimana anggota DPRD itu sangat KKN. Tapi saat ini ada lembaga KPK, ada PPATK, BPK yang setaiap saat mengawasi segala yang terjadi di sistem pemerintahan. Sehingga saya katakan mengawasi anggota DPRD yang hanya berjumlah kurang dari 1000 orang tentu akan lebih mudah, dari pada mengawasi 250 juta orang indonesia ini. Dimana kita lihat berbagai kecurangan dalam pemilihan terjadi akibat pemilihan langsung, money politic dan juga tindak kolusi oleh anggota penyelenggara yang semuanya karena terbatasnya iman dan pengetahuan meraka. Anda rela, suara anda sama dengan orang yang tidak berpengatahuan ? tentu anda tidak rela, karena anda berfikir sedang meraka hanya memilih dari seberapa besar uang yang anda berikan.

Sila keempat menyarankan kita untuk mengutamakan musyawarah mufakat, demikan juga Islam yang menyaran kan kita untuk melakukan syuro atau diskusi untuk memilih seorang pemimpin, tentu dengan persyaratan anggota musyawarah haruslah jujur, amanah dan agamis. Saat ini mungkin ada beberapa yang kurang memenuhi syarat, tapi dengan partisipasi peraturan yang dijalankan oleh KPK, PPATK dan BPK serta lembaga independent lainnya, saya kira tidak ada masalah jika pemilihan dilakukan melalui DPRD, justu negara akan lebih menghemat biaya per 5 tahun, yang bisa dimanfaatkan untuk kepentingan yang lain.

Disamping hal itu, konfllik horizontal dapat diminalisir, kalian penduduk Tuban tentu masih ingat, bagaimana pendopo yang merupakan peninggalan jaman majapahit dibakar oleh pendukung congping dan nur nahar, akibat kalah dalam pemilihan. dan berapa besar APBD yang harus dikeluarkan, belum lagi kerugian peninggalan situs budaya. Hal ini diakibatkan ketidak dewasaan masyarakat, tidak berpendidikan dan lemah secara akhlak agama. Tentu untuk memperbaiki 250 juta orang itu hal yang tidak rasional, meskipun dapat dilakukan. Tapi saya tekankan kembali bahwa, jika kita menata dan mengawasi anggota DPRD (lembaga yang mewakili rakyat) tentu ini lebih rasional.

Nah jadi sikap pak ahok yang mengundurkan diri dari partai tanpa disikusi dan menggunakan alasan tidak setuju dengan renca inderect election sangat tidak etis, dan cenderung provokatif (membuat respek terhadap partai gereindra oleh rakyat merosot). lebih jauh tujuannya adalah penggembosan partai Koalisi merah putuh. Saat ini koalisi merah putih ada beberapa partai yang sedang diincar, salah satunya adalah PPP, kemudian ada demokrat dan PAN. Lebih jauh lagi motivasinya kearah 2019,  yakni invasi China ke Indonesia.
(Red)
 



KEMAMPUAN "ATHA" YANG SELEKTIF

Sobat Freedom, posting kali ini adalah seputar kuluarga kecil saya, di Tuban (Tepatnya, Soko)

Bebrapa waktu lalu, saya sempat terkejut dengan kemampuan analisis anak saya yang baru berumur 19 bulan (belum genap 2 tahun), ketika saya sedang mengajaknya bermain dipagar.
Subhannlloh, Anak balita ini ternyata memiliki lucu dan cerdas,,haha bikin gemes, yang mungkin saya sebagai orang dewasa belajar darinya. Cerita bermula ketika saya mengajaknya main di pagar sore hari, sekedar ilistrasi, pagar kami berada disisi barat rumah (menghadap timur) terbuat dari tembok dengan tinggi 1.5-2 meter. Karena sore hari matahari berada disisi barat, sehingga bagian dalam pagar menjadi teduh, karena cahaya matahari terhalang oleh tembok pagar. Saya jalan duluan, sambil memangagil "atha", "atha ayuk main", ku panggil dia. Sampai ditembok pagar saya langsung duduk dibalik tembok (ada tempat lintasan roling dor pagar).nyessss ternyata masih panas, anget anget gimana,...(hahaha, saya notabennya baru sembuh dari ambeyen ya rada kerasa).
Gambar1, Atha mengajari ayah memilih tempat duduk

Tapi anak kecil yang berjalan dibelakang saya(mengejar saya) tidak langsung duduk dibalik tembol itu, ku perhatikan dia, saya kira dia mau naik "ris/tembok" tersebut, eh ternyata dia memegang ris itu, kemudian bergeser, bergeser sambil memegangi,,,dan dia berhenti di ujung lintasan. dan duduk disana,,,

Sebagai ayah, saya ketawa melihat tingkahnya, sekaligus penasaran kenapa dia duduk di ujung, ku dekati anak ini, dan aku duduk disampingnya eh ternyata dingin, enak untuk dipakai duduk, alih-alih ternyata bagian lintasan ini dingin karena terhalang pohon mangga disamping pagar, jadi pada waktu siang hari dia tetap kondisi dingin. (weee hebat anak ayah "dalam hati")

Sobat,  Ternyata seabgai orang tua, kadang kita perlu belajar dari anak.

Kemampuan atha yang ini memang untuk beberapa hal agak tidak mengenakkan, semisal dia tidak suka dengan nasi, sudah disabotasi oleh buda dengan kerupuk (dibungkus kerupuk), dibungkus yang dia suka, ya masih saja ketahuan, even just one seed. huff, Saking pinginnya doyan makanan pokok rakyat indonesia ini, saya bergerilaya menyuntikkan tajin ke susu atha, alhasil tidak bertahan lama, hanya beberapa hari saja sudah ketahuan, dan dia sekarang kalo dikasih susu kotak gtu (diperiksa dulu apakah sudah bocor /alias dicubles pake sedotan atau belum), hemmm dan nangis lah dia, kalo gak dia sendiri yang masukin selang (sedotan).

haha sekian, cerita tentang "atha" dan sifat selektifnya,

(*bantu istri posting tentang atha).



Persyaratan Pendaftaran Pasang baru Saluran Rumah (SR) PDAM Surabaya

Karena saat ini saya bekerja di PDAM Surya sembada, kali ini saya akan memposting terkait PDAM, disamping banyak orang yang masih belum tahu bagaimana mendapat pelayanan dari instansi ini. Ok Check it out, Langsunbg ke TKP
Gambar 1, Air  PDAM

Untuk dapat mendaftar sebagai pelanggarn di PDAM Suryasembada Kota Surabaya, bapak / ibu harus melengkapi persyaratan Sebagai Berikut:

1. Copy bukti kepemilikan tanah
2. Copy KTP dan KSK pemohon
3. Copy rekening PLN terkahir
4. Copy SPPT PBB terbaru
5. Copy NPWP bagi yang mempunyai
6. Butir 1,2,3,4, dan 5 dengan menunjukkan aslinya


Dapat juga memberikan surat pernyataan selaku pemilik rumah/bangunan yang ditandqa tangani oleh pemohon dibubuhi materai 6000,- serta diketahui oleh ketua RT, RW dan Kepala Kelurahan setempat.

Untuk calon pelanggan yang menempati lahan milik suatu Instansi (Dinas pengairan, PT. KEreta Api, dll) apabila ijin menempati lahan dimaksud telah habis maka bukti ijin lama tetap dapat dipergunakan.

Apabila alamat yang dimohonkan tidak se4suai dengan yang tercantum pada surat kepemilikan tanah/bangunan maka harus disesuaikan dengan alamat sekarang dan diketahui oleh ketua RT dan RW

Calon pelanggan yang tidak dapat datang sendiri dapat mewakili dengan melampirkan surat kuasa dibubuhi materai 6000,-

Calon pelanggan kawasan Real Estate harus melampirkan surat pengantar dari pengembang/developer, copy bukti pelunanasan pemasangan jaringan tersier serta copy NPWP

Calon pelanggan kolektif harus melalui koordinator  dengan melengkapi surat kuasa dari RT/RW dan surat pertanggungjawaban Koordinator

Untuk kepentingan saudara hindari kepengurusan melalui calo/makelar.


Dari: Unit Pemasaran dan Pelayanan Pelanggan

Monday, September 1, 2014

Begitu Sulit Meraih Nikmat Iman




Gambar, Ilustarasi iman



Iman serumpun dengan kata aman dan amanah, dalam tulisan yang lalu dikatakan bahwa seorang yang beriman harus dapat memberikan rasa aman kepada sekitar dari perbuatan, ucapan, fikiran kita, dan sudah tentu seorang yang beriman harus lah amanah, yakni menyegerakan dan menyampaikan apa yang diamankah kepadanya.

Iman secara makna, dapat diartikan pembenaran oleh hati atas apa yang didengar, dilihat dan dirasa meskipun tidak sedikit semua hal itu masih jauh dari kebenaran. Dalam hadist, diceritakan seorang datang kepada nabi (Jibril) dan bertanya, "ya Muhammad apa itu Iman, , kemudan Rasul menjawab iman ada 6, Iman kepada Alloh, Iman Kepada Malaikat, Iman Kepada Kitab yang durunkan, Iman kepada para rasul yang telah diutus, Iman Kepada Hari Kiamat, dan Iman Kepada Qoda' dan Qodar.

dari uraian diatas, sungguh makna Iman sangat luas. Ketika anda bica Iman kepada Alloh, maka secara otomatis segala sesuatu yang mengarah kepada menyekutukan sudah selayaknya hilang, Keimanan kita kepada alloh menjadikan-Nya di puncak rasa cinta, sehingga tidak ada yang lebih dicintai kecuali Alloh. Tidak berhenti sampai disitu, seseorang yang ber iman, meninggalkan segala yang dilarang dan menjalankan segala perintah dengan segenap kesungguhan dan kesanggupannya. Ketika anda mengingkari salah satu, atau bahkan menggampangkan setiap hal meskipun sunah, sudah tentu iman tersebut belum lah sempurna.

Disamping hal itu, karena seorang beriman, wajib mengimani malaikal-malaikat Alloh, dan Kitab-kitabnya. Disini berarti apa yang berada didalam Alqur'an sudah tentu adalah hal yang sudah wajar dilakukan oleh seorang muslim, contohnya mendirikan sholat, menunaikan zakat, berpuasa, berbuat baik kepada kerabat, anak yatim dan orang tua, dan segala sesuatu yang ada didalam Alquran, suka atau tidak, bagi yang beriman tentu semua adalah keharusan.
 
Dalam hadist lain disebutkan, tidak sempurna iman seseorang sebelum di mencintai saudaranya sesama muslim sebelum dia mencitainya seperti dia mencintai dirinya sendiri. hal ini tidak kalah berat, karena ketika rizki tidak sampai kepada kita, namun sampai pada saudara kita, kita cenderung kurang dapat menerimanya. Yang ada adalah kita sering disibukkan dengan kepentingan pribadi yang jauh dari nilai-nilai agama.

Dari semua itu, hati merupakan faktor utama, karena meskipun anda mengerjakan sholat, berzakat, berpuasa bahkan berbuat yang benar, namun itu tentu mencapai nikmat iman, meskipun kita setuju bahwa semua itu adalah cara-cara yang dapat digunakan untuk menggapai iman. Kendati sesorang yang banyak pengetahuan agamanya pun belum tentu dia adalah seorang yang memiliki iman yang mantap.

Gambar 2, back to Alloh
Seorang Abdulmuntholib (kakek rasul) yang untanya di rampas oleh raja Abrahah supaya dia tidak menghalanginya untuk menyerang ka'bah berkata: berikan kembali untuku, karena itu milikku, tapi kalau kau hendak menyerang ka'bah silahkan itu adalah milik Alloh. Kendati sebagian ulama menamai iman ini adalah imannya orang quraish, namun itu terdengar sangat kuat.

Seorang yang memiliki iman, sudah tentu akan tenang dalam melakukan segala sesuatu, karena sandaran didalam hidupnya amat kuat, sehingga tidak ada kekhawatiran, atau perasaan menyesal karena tidak berhasil dalam meraih cita-cita, karena dia selalu iman bahwa segala yang terjadi ini adalah yang terbaik menurut Alloh. Boleh jadi kamu menyukai sesuatu tapi itu buruk menurut Alloh, dan kadang kau membenci sesuatu tapi itu baik menurut Alloh, sungguh Alloh maha bijaksana maha mengetahui.


Diakui atau tidak banyak sekali hal terjadi dalam kehidupan ini, yang sebenarnya harus disikapi dengan iman. salah satu contoh saat memilih pasangan, ketika sorang yang cantik namun dia kafir dan seorang yang biasa sedang dia muslim, lebih banyak kita sebagai kaum lelaki sangat sulit untuk menerimanya, karena iman kita kepada ayat tuhan " sungguh wanita budak muslim, lebih baik bagimu dari pada wanita kafir, meskipun dia menarik hatimu." karena wanita kafir membawamu ke neraka sedang wanita muslim membawamu ke surga Alloh, demikian ayat ini mengungkap.

Kita memiliki anak, anak tersebut sakit, dia menangis ketika minum obat, dan kadang kita kesal saat diberi obat dia muntah untuk beberapa kali, dan kita tidak jarang membentak anak kita. Padahal Nabi berkata, janganlah kamu berkata/berprilaku kasar kepada anakkmu karena dia akan membekas didalam hatinya. Riwayat ini dikisahkan seorang Ibu yang menarik dengan kasar sang balita yang sedang digendong oleh Rosullulloh, karena bayi itu buang air kecil di baju rosullulloh. Disari atau tidak ini terjadi di dalam keluarga kita lingkunga kita bahkan negara kita. Betapa marak aksi yang biada kepada anak kecil, penganiyayaan, kekerasan seksual dan lain sebagainya yang semua itu sangat jauh dari iman.

Saat kita memarahi anak kita, justru istri kita yang sering kali, kita anggap lebih awam dari kita, dan lebih tidak tahu, justru dia lebih paham dan mengerti apa itu kasih sayang, apa itu menahan diri, yang semua itu kadang dia tidak tahu bahwa karakter tersebut adalah wujud iman yang baik.

Akhirnya harus kita akui, Iman sangat sulit untuk diraih atau dimiliki, karena dia sangat berlapis lapis dan salaing berkait, namun kita tidak boleh putus harapan,  iman harus ditumbuhkan harus dilatih, harus selalu belajar, karena meski engkau melintasi lautan api, mendaki gunung yang tinggi, iman itu tidak dapat dimiliki, jika tidak kembali pada Alloh ( ), Robbul Alamin. Karena dialah segala segala sesuatu bergantung.[]

Walloh wa'lam bissawab.



Popular Posts