Pages - Menu

Wednesday, December 31, 2014

KIAT - KIAT PENGEMBANGAN DIRI


 Setiap orang tentu memiliki sifat bawaan dan bakat berbeda, dalam dunia psikologi kita mengenal ada type sanguinis (penggembira), koleris (tipe leader), Melankolis (seorang idealis), dan Plegmatis (seorang yang sabar dan toleran).

Hal pertama yang harus dilakukan adalah, mengenali diri sendiri terlebih dahulu, kemudian anda perlu jujur pada diri anda apakah anda termasuk seorang sanguinis, koleris, Melankolis, atau Plegmatis yang kuat atau lemah?, bagaimana mengetahuinya?

Ikuti cara berikut ini kawan kawan

No
Sifat 1
Sifat 2
Sifat 3
Sifat 4

Menyukai kesenangan
Suka Mengatur
Idealis
Santai

Optimis
Energik
Peka Terhadap orang
Toleran

Periang
Percaya Diri
Banyak Ide
Sabar

Suka Pesta
Teguh pada Tujuan
Serba Teratur
Berfikir Jernih

Tidak Teliti
Bicara terus terang
Pemurung
Tidak Antusias

Pelupa
Suka memerintah
Berfikir mendalam
Sulit Dipengaruhi

Senang Bicara
Tidak Sabaran
Suka sendiri
Ragu-ragu

Senang diperhatikan
Mendominasi
Mudah Tersinggung
Suka Isttrahat

1. Pilihlah 10 sifat yang paling mendekati anda pada tabel diatas 
2. Hitung paling banyak di kolom mana, sifat 1, sifat 2, sifat 3 atau sifat 4
3. Lalu cocokkan dengan tabel dibawah ini.

Sifat/Type
Sifat 1 (Sanguinis)
Sifat 2 (Koleris)
Sifat 3 (Melankolis)
Sifat 4 (Plegmatis)
Prinsip Hidup
Semua harus menyenangkan
Semua Harus bisa dikendalikan
Semua harus berjalan sempurna
Semua harus berjalan damai
Peran
Bintang
Sutradara
Produser
Penonton
Type
Pembicara
Pekerja
Pemikir
Pendamai
Metode Kerja
Cara yang menyenangkan
Cara Saya
Cara sesuai aturan
Cara yang gampang
Kebutuhan emosional
Ingin Jadi pusat perhatian
Ingin hasil kerjanya dihargai
Ingin kedisiplinan & idenya dihargai
Ingin pribadinya dihargai
Penyebab stress
Kalo Suasana Tidak menyenangkan
Kalo suasana tidak dapat dikendalikan
Kalo suasana tidak sesuai rencana
Kalo suasana tidak dapat tenang
Tanda Stress
Terus melucu
Marah-marah
Jatuh sakit
Diam/Menarik diri

4. Jika anda saat mengisi tabel pertama, baling banyak adalah kolom sifat 2, maka anda tergolong KOLERIS (seorang leader) yang secara umum sifat sifat seroang koleris dicantumkan dimasing-masing kolom.

Setelah mengetahui ini, maka anda secara umum sekarang sudah tahu, siapa anda, dan permasalahan sekarang adalah, apakah anda ini seorang dengan sifat bawaan ini yang lemah atau kuat. 

Contoh, jika dalam tes anda telah banyak memilih kolom sifat 2, maka anda tergolong koleris, sekarang kita telaah lebih dalam, kira-kira sifat anda ini tergolong koleris yang kuat ataukah yang lemah.

Jika isian anda adalah, Tidak sabaran, Suka marah-marah, Menggunakan cara saya , mendominasi namun anda sukar berterus terang dan tidak teguh pendirian, maka anda tergolong koleris yang lemah.

Tentu ini harus diperbaiki, jangan sampai karena sifat kita ini kita tidak diterima di masyarakat lebih lebih kita tidak dapat mengembangkan diri. Hal ini berlaku juga untuk sifat-sifat yang lain. Oleh karena itu, melalui tulisan ini saya ingin memberikan kiat-kiat yang dapat dilakukan untuk mengembangkan diri. Jadi ketika anda seorang sanguinis yang tidak teliti dan suka lupa, dan senang berbicara namun tidak memiliki bobot, anda tidak perlu khawatir ini dapat diperbaiki.
 


Bagaimana cara untuk memperbaiki diri?

1. Persiapkan
2. Kuasai Pekerjaan 
3. Perhatikan softskill
4. Terbuka terhadap pendapat orang lain
5. Temukan kualitas diri

Persiapan diri, apakah yang harus dipersiapkan?

1. Mental, Rasa percaya diri, Percayalah anda bisa
2. Pengaturan waktu, ada waktu 24 jam yang sama setiap makhluk didunia ini, namun ada yang dapat memanfaatkannya, ada juga yang tidak bisa, maka buatlah schedule waktu setipa kegiatan anda
3. Teruslah menambah ilmu apapun itu
4. Ulanglah setiap yang anda pelajari sekali sebelum tidur

Kuasai pekerjaan, Untuk apa? 
Jika anda bekerja tentu pimpinan anda akan percaya jika anda menguasai pekerjaan dengan baik.
Bagaimana caranya?
1. Cintai pekerjaan anda
2. Buatlah target untuk setiap pekerjaan anda untuk pemacu, karena dengan target maka anda akan membuat sebuah perencanaan dan usaha yang lebih untuk mencapainya, percayalah jika anda tidak memiliki target anda tidak akan bisa lebih

Perhatikan softskill, apa itu softskill?
Soft skill adalah kemampuan untuk komunikasi dan managemen dengan integriti (kesesuain hati dan perbuatan) yang besar, jika anda tidak bisa maka katakan tidak dan belajarlah, sehingga anda akan lebih baik.

Ikutlah komunitas di lingkungan anda, sehingga wawasan anda bertambah, dan ikutilah pelatihan ketrampilan untuk bekal pekerjaan anda.

Terbuka terhadap pikiran / ide orang lain, apa yang harus dilakukan?
Ini memang kadang agak samar dan susah untuk dilakukan, karena memang setiap kita selalu ingin mempertahankan pendapat, maka sekarang Berfikirlah banyak kepala maka pekerjaan / tujuan akan lebih mudah untuk dilakukan.


Hal yang perlu anda sadari selanjutnya adalah, tentu perubahan itu tidak dapat langsung dapat terjadi secara seratus persen, anda butuh waktu, step demi step, percayalah pendidikan anda sekarang ini diawali dari bawah, tidak dapat langsung seperti sekarang, Orang naik sepeda juga tidak dapat langsung, dia harus jatuh beberapa kali baru dapat mengayuh sepedanya dengan baik, nah tentu kesabaran akan menjadi modal penting guntuk meraih pengembangan diri ini.


Sebagai tambahan, jika anda berada dilingkungan baru, dan kemungkinan anda tidak dapat langsung menjadi seorang leader, atau menyenangkan orang, bahkan kadang ide anda tidak dipakai, dan suasana kadang tidak sesantai biasanya, maka sebagai the new follower yang perlu anda lakukan adalah:

1. Berikan dukungan pada pimpinan, teman atau orang disekitar anda
2. Milikilah inisiatif tinggi, dan mulailah untuk berbuat entah itu dipakai atau tidak, entah anda dihargai atau tidak
3. Tanyalah pada pimpinan, atau teman anda jika anda tidak jelas, atau ragu, ini sebagi timbal balik yang baik untuk seorang pemula.


Begitulah sahabat sekalian, Kiat-kiat untuk mengembangkan diri anda, tentu didunia ini tidak ada manusia yang sempurna, dan yakinlah kita dapat memperbaiki diri dan bermanfaat untuk orang banyak. Semga bermanfaat.


FIN
Sumber: Training AAL 2014

Thursday, November 20, 2014

Kesemrawutan dan Pungli Di Sepanjang Jl. Dharmawangsa dan Jl. Nias

Picture 1, Ilustrasi Pungli



Beberapa waktu lalu, kita sempat dibuat takjub dengan keberanian pemerintah kota untuk menutup area lokalisasi Dolly, yakni tempat prostitusi terbesar di Asia Tenggara, Walaupun faktanya tidak seheboh yang diberitakan, mengapa demikian? karena ternyata masih ada yang masih beroprasi, namun dengan kedok berbeda seperti karaoke seperti yang diberitakan oleh media di Jawa Timur. Namun sobat freedom dan Justice, kali ini tulisan ini tidak akan membahas kearah sana, kali ini kita akan coba kritisi keseriusan pemerintah kota dalam hal menangani pungutan liar yang ada di Surabaya.
Punutan Liar atau lebih dikenal Pungli, sudah membudaya di Negeri ini, tidak terkecuali Surabaya. Di Surabaya ini, sudah tentu banyak sekali titik pungli yang aktif, mulai dari yang pinggiran hingga ke instansi pemerintah daerah. Demi memperlancar urusan, sesorang dengan sengaja menyogok petugas, atau karena ekonomi susah, tidak punya pekerjaan, akhirnya melakukan pungli. Tidak tahu pasti kapan ini terjadi, namun pertanyannya adalah mengapa hal ini terus berlanjut tanpa ada perubahan yang signifikan, padahal masyarakat kita masyoritas muslim dan tentu tindakan ini dilarang keras oleh agam. Pungli telah menjadi kebiasaan buruk yang ditoleleri di Negara ini, jadi seolah dianggap wajar dan baik. Kita tidak akan membahas semuanya, karena kalau ditulis membutuhkan waktu yang lama, lebih lebih untuk didengar dan dilaksakan.

Jl. Dharmawangsa 
Bagi kalian yang mahasiswa yang tinggal di sekitar kampus A dan B Unair, tentu sudah paham dengan yang akan saya bahas ini, atau mungkin yang lain sudah pernah ada yang menulis, atau bahkan sudah ada yang melakukan aksi pelaporan ke pihak yang berwenang, namun okelah, tulisan ini adalah salah satu dari penguat apa yang mereka semua itu nyatakan.

Di Jl. Dharmawangsa, meupakan salah satu jalan pilar yang ada disurabaya, karena jalan ini berada di dekat jantung kota Surabaya yakni, Alun-Alun kota, Kantor Pemkot, Tugu Pahlawan, RS. Dr. Sutomo, PDAM , Stasiun Gubeng, Mall Delta, THR dan Kampus-kampus terkenal ada di Jalan Dharmawangsa ini. Karena banyak tempat bagus, sudah tentu penduduknya banyak dan bervariasi. Namun nampaknya pemerintah kota tidak terlalu memberikan perhatian serius terhadap akses jalan ini. 

Kesemrawutan PKL 
Jalan Dharmawangsa adalah jalan satu arah, dimana terdiri dari dua lajur, dan memiliki trotoar yang bagus di kanan dan kiri jalan. Dikanan kiri jalan mulai dari utara ada Kampus A Unair yang berhadapan dengan RS. Dr. Sutomo, dikanan jalan ada masjid Jendral Sudirman. Jika berjalan Kearah Selatan, disebelah selatan ada Graha merta yang berhadapan dengan Unair Kampus B, sedang dilajur barat ada ruko dan tanah lapang yang bernama lapangan hoki, Sejenak dipagi hari, semua terasa aman-aman saja, Namun Sore jam 17.00 trotoar nampak penuh oleh pedagang yang berjualan di trotoar sehingga membuat trotoar tidak dapat dilewati. Ada cerita yang menarik, di Jalan ini ada salah satu pedangan yang sangat ramai, yakni penjual sate dekat klinik Parahita, hingga sering sekali saya jumpai ada ada mobil diparkir dekat tenda mereka dan memakan hampir separoh jalan, sedang trotoarnya untuk orang makan. Sehingga pemandangan ini sungguh tidak sedap dipandang mata. Kalau peristiwa ini berlangsung 1,2 hari okelah kita bisa maklumi sedikit, namun kalo tiap hari dan sudah bertahun-tahun, sungguh ini tidak wajar. Kemanakah pemkot ini?, apakah bu Risma Triharini salah satu konsumen yang makan disana?, sampai-sampai tidak tahu betapa kacaunya jalan Dharmawangsa ini.

Pungli
Setiap sore ketika pulang dari kantor, saya jalan kaki, dan memperhatikan kanan dan kiri, selain PKL yang banyak, tukang parkirpun sangat banyak, Mereka tidak memiliki seragam dari pemkot, saya fikir ini adalah inisiatif sendiri, namun anehnya juru pakir ini menarif 2000 rupiah/ kendaraan kepada para pengunjung yang sedang makan, kita sebut saja mahasiswa karena kebanyakan yang makan anak muda, pakai jaket Unair. Mahasiswa adalah bukan profesi yang menghasilkan uang, kadang mahasiswa harus ekstra irit untuk dapat menabung, atau sekedar membeli kebutuhan sekolah. Tentu keadaan juru parkir liar ini sangat memberatkan. Silahkan adan banyangkan,  Jadi kalo Mahasiswa makan disepanjang jalan ini 3 kali sehari anda sudah harus menyisihkan 6000 untuk sekedar makan, belum lagi kalo pingin ke warnet atau sekedar ngopi, ya sehari kurang lebih 10.000, kalo sebulan ya kira-kira 200 s/d 300 ribu per orang, Gilaaaaa!!!!, kemana aje pemkot yah kok sampe dibiarkan sejauh ini?, kalo gak dikasih, atau ngasihnya kurang marah juga lo para punglier ini. Ini mungkin dapat ditolerir saat mereka memang benar-benar mengatur lalu lintas dan motor, namun jika merka hanya muncul ketika kita hendak pergi tentu hal ini tidak mengenakkan.

Apakah pemkot sudah melakukan tindakan?
Sejauh ini belum ada yang signifikan, Saya pernah beberapa kali kalo malem kamis, atau pas hari tertentu banyak satpol PP yang yang berjaga di trotoar, namun ya hanya sekedar berjaga saja tidak melakukan tindakan apapun. Sepertinya bu Risma ini hanya doyan pencitraan saya, terkesan galak, main tutup, marah-marah taman diinjak, namun tindakan yang sangat merugikan mahasiswa ini beliau hanya diam saja.

Hal semacam ini terjadi hampir diseluruh Surabaya, tentu ini bukan prestasi namun sebuah aib yang harus dislesaikan. Contohlah Jakarta atau Bojonegoro yang mentertibkan para tukang parkir liar ini, dan memberikan pekerjaan sebagai parkir resmi, mereka pakai seragam lo. Dan Enaknya, orang tidak perlu bayar, jadi yang bayar pemerintah, suasana jadi tertib dan asri.

Jl. Nias
Bicara soal ketidakteraturan pedangan kaki lima, tidak jauh dari Jl. Dharmawangsa ini tepatnya di Jl. Nias baru baru ini telah didirikan banyak sekali service dodok yang didirikan di pinggir jalan, sepanjang rel kereta Api. Jalan nias ini sudah sempit, dua arah, dan sekarang dimakan oleh lahan pebengkel-pembengkel ini, belum lagi disana ada penyebrangan rel, sudah tentu ini adalah salah satu contoh wajah Surabaya dan ketidaksiriusan pemerintah kota dalam mentertibkan warganya.

Jadi jangan heran kalo nanti sobat freedom dan justice ini pergi ke Surabaya, lalu melintasi jalan ini anda akan melihat pemandangan yang tidak enak dipandang mata dan sangat merugikan mahasiswa. Semoga Bur Risma Triharini membaca ini, dan segera melakukan tindakan, Bu banyak sekali tempat di Kota ini yang perlu anda benahi, jangan turun dulu sebelum semua selesai, jangan perlihatkan kegiatan ibu yang tidak produktif, seperti mengambil hadiah pengargaan, itu semua menyakiti kami  []

Popular Posts