Pages - Menu

Saturday, November 9, 2013

Kemunculan Gita Wirjawan di iklan tidak wajar

Gita wirjawan, menteri perdangan...sosok ini tiba tiba muncul di berbagai media dan hendak mengikuti  partai demokrat jelang pilpres 2010. Sampai saat ini saya tidak begitu mengenal sosok ini, denger denger dari teman..dia adalah lulusan havart, ada juga yang memberikan info seputar kedekatannya dengan barat..
Namun, pergerakan orang ini cukup aneh menurut saya.  Dua pekan lalu, saya bepergian ke surabaya, dari Sukarno-hatta ke juanda. Ke Sukarno hatta saya naik bus damri, di kursi-kursi itu ada poster-poster persuasif,”aku cinta produk Indonesia” yang dicantumkan tokoh satu ini. Ya ada poster besar bergambar sang Gita Wirjawan ini, saya jadi berfikir macam-macam ketika melihat ini...hmm karena bagiku ini sungguh tidak lazim, dan terkesan memanfaatkan sarana pemrintah untuk kepentingan dia sendiri. Ada banyak pertanyaan, diantaranya, mengapa harus ada photo sang menteri?, mengapa tidak memakai photo pengrajin, atau petani kita, atau bahkan tanpa photo juga sah.
Slidik punya slidik, ternyata di kompas ini sudah booming, KPK pun sedang mendalami kasus yang kontroversial ini. Karena kita tahu bahwa Gita akan ikut serta dalam pilpres 2014 melaui demokrat kalau terpilih di konvensi..
Di surat berita itu, Gita berdalih bahwa, anggaran untuk iklan ini telah ada sejak dulu, dan kementerian perdangan hanya melakukan tugas rutinintas. Kemudian kalau mengenai keterlibatan dia sebagai tokoh utama, Gita mengatakan, bahwa menyewa model akan lebih mahal, sehingga dia dengan senang hati menjadi model pengganti.
Ini jawaban yang sangat tidak jujur bagi saya, kenapa tidak bilang saja, supaya kampanye saya bisa lancar,,ya paling tidak target 2019 nanti saya bisa menjadi calon alternatif terbaik...kekekekek,,
Eh pak menteri, emang kalo nyewa petani mahal ye?, jelas ini ada yang diuntungkan. Saya tidak tahu dalam batas apa hal ini diperbolehkan,, yang jelas  prilaku seperti ini kurang sportif dan memalukan, meskipun mungkin diperbolehkan. Jokowi yang menerima hadiah gitar saja disita KPK, ni poster Gita ini kok masih malang melintang,,,ditariikkk donkkk...kasus lain seperti dahlan iskan yang main iklan dan main senetron, ini masih dalam batas yang diperbolehkan, namun dalam etika hal ini sungguh tidak baik..kesannya seperti pak menteri ini tidak ada pekerjaan  gitu...
Jika kita membandingkan dengan menteri dalam negri gamawan fauzi, dan menteri pendidikan muhammad nuh. Secara infrastruktur mereka sangat bagus, dan melakukan trobosan-trobosan yang luar biasa. Kita lihat sejak pak Nuh ini menjabat menkominfo, bagaimana infra struktur  diperbaiki, para opertor seluler ditertibkan, dan berbagiai inisiafif baru terwujud.  Dan yang terpenting mereka tidak pernah memasang poster mereka di bus,atau di kendaraan-kedaraan umum.
Gita sejak menjadabat menteri perdangan ini, banyak kemrosotana terjadi di sektor pertaninan...sampai sampai dia dujuluki si raja impor..,,,bawang cabe dan daging melonjak tidak terkendali...wuihhh nie harusnya mundur aja kalo gini...pak presiden pun sempat memberi teguran”, menteri harus kerja serius,,jangan nampang saja di infotaiment” kekekek...boleh juga tu pak presiden...
Namun nampak nya itu hanya hangat sebentar saja, setelah itu manuver-manuver menteri perdangan ini semakin gencar..., melalui seminar...(kemarin sempat lihat di dekat lipi), dulu pernah datang juga di kumpulan IKA ITS, kemudian kemarin acara marathon bersama jokowi, dan lain-lain yang saya belum tahu...hahahahha
Anehnya sepertinya dia tidak tersentuh sedikitpun, dan pemerintah seolah santai-santai saja...seolah membiarkan hal ini berlarut-larut...benarkan gita memiliki backing yang sangat kuat,,seperti yang diberitakan oleh beberapa ormas..Gita si lulusan havart sangat dengat dengan barat...dan mendapat resut dari mereka..mungkin dia akan diplot menjadi pemimpin indonesia selanjutnya.
Kita lihat saja nanti, biar waktu yang menjawab....

Popular Posts