Pages - Menu

Friday, August 16, 2013

Permainan Tradisional "MACANAN"

Sewaktu masih kecil, ada sebuah permainan yang amat melegenda dan sering dimainkan, baik oleh anak-anak, remaja, maupun orang dewasa, kami menyebutnya MACANAN, orang lebih populer menyebutnya "Macanan selikur" karena jumlah pin yang dipakai menangkap macan berjumlah 21. Aku, kakak dan Ayah sering sekali memainkanya. Permainan ini tidak sekedar permainan, karena mengandung cerita tradisional yang sangat kental. Kalau di dunia internasional kita mengenal Catur, kemudian di jepang kita mengal Igo, maka di Tuban, Jawa Timur, Khususnya di desaku- Sokosari, ada catur jawa yang penuh dengan ajaran dan cerita legenda, yakni Macanan.

Sesuai dengan namanya yang angker, disebut MACANAN karena konon pada zaman dahulu kala ada sebuha macan yang sangat ganas sekali, yang sering kali memakan penduduk desa. Ketika itulah 21 pemuda desa yang tersisa sepakat untuk menangkap macan tersebut hidup-hudup untuk menuntut balas. Selain hal itu, permainan ini juga sarat dengan mitos cerita kegelapan, dimana Macan menggambarkan hewan buas atau simbol kejahatan, sedangkan 21 ini adalah simbol dari jumlah penduduk desa.  Seluruh penduduk desa ini harus bekerja sama untuk mematikan langakah si macan. Bagiamana, menariik bukan?, untuk lebih jelas tentang permainan ini mari kita kupas satu persatu. 

Di awal permaian pin disusun di tengah dengan jumlah 9, hal ini mensimbolkan sebuah formasi upacara persembahan penduduk desa yang ingin membangkitkan sang raja kejahatan, yakni si macan dengan tujuan ingin mengusai dunia. Untuk membakitkan sang Macan, penduduk harus mengorbankan 3 orang penduduk sebagai tumbal, setelah itu macan akan keluar. Namun ternyata justru sang macan berniat menghacurkan seluruh desa tersebut, sehingga penduduk yang tersisa harus bekerja sama untuk menghentikan ulah sang macan.

Macan ini sungguh buas dan juga memiliki kemampuan kusus, yakni dia dapat memakan orang yang berjumlah ganjil 3,5, dan 7, ataupun 1 (tidak ada pelindungnya). Sehingga pemaian harus berahati-hati dalam menghentikan sang macan, jangan sampai di meletakkan penjaggan ditempat yang berpotensi menyusun pin dalam jumlah ganjil pada 1 baris. Hal ini sebagai simbol bahwa, Kejahatan sungguh kuat, dan penduduk desa harus berusaha keras saling menjaga satu sama lain, sehingga sang Macan tidak dapat memakan sahabatnya yang lain. 
Gambar Papan Duel Macanan
Hal unik lain yang terdapat dalam permaina in adalah, papan board yang dipakai dalam permaian.  Papan board permainan macanan terdiri dari 3 bagian, yakni 2 gunung dan 1 daerah pertempuran. 2 gunung ni simbol dari yin dan yang (kalau dalam cerita China), yakni gunung kegelapan dan gunung cahaya. disinilah sebagian besar Macan dapat dimatikan/disegel. Untuk mematikan sang macan ini, penduduk minimal yang harus hidup adalah 16 orang, 10 orang diletakkan di medan pertempuran, 4 orang diletakkan d gunung, dan 2 orang lagi untuk mengulur waktu dan mengurangi langkah sang macan. Sungguh mencekam bukan???,,hahah iya,

Kematian sang macan ditandai dengan kehilangan kemampuannya dalam memakan penduduk, dan juga dia tidak dapat bergerak,, kehidupan desa pun kembali tentram dan damai. begitulah kira-kira...ternyata kita punya lo permainan tradisional yang keren,,dan kalo difilm kan seh kayaknya tidak kalah dengan anime buatan jepang deh.

FIN.


Popular Posts