Pages - Menu

Tuesday, August 20, 2013

Mul- Mulan (Cemul)

Ada yang tahu apa itu mul-mulan? hahaha tidak mungkin anak jaman sekarang tidak banyak yang tahu. Mul-mulan adalah permainan tradisional jawa jaman dulu. Permainan ini cukup populer di kalangan tukang ojek, atau warung-warung. Karena sambil menunggu pelanggan, biasanya mereka memainkannya. Permainan ini dipilih karena tidak membutuhkan waktu yang lama, seperti hal catur.

Aku tidak atau apa cerita dibalik mul-mulan ini, namun yang jelas penciptanya adalah sesorang yang amat hebat. Mengapa demikian, karena saat ini sangat sulit ditemukan permainan baru yang memang original Indonesia
Gambar 1, Papan Permainan "Mul-Mulan"

Mul-mulan dimainkan oleh dua orang, yang masing-masing mempunya sebelas pin untuk mengatur strateginya. Perturan permainan ini sangat sederhana kita cukup menyusun pin kita 3 berjajar lurus, ketika berhasil maka kita boleh mengambil satu pin lawan. Demikian halnya lawan, dia harus berusaha menghalangi lawannya unuk membentuk 3 pin secara lurus, dan disaat yang sama dia harus berusaha untuk membuat 3 pin berjajar juga.

Cemoooo-ooolll, begitulah kira-kira yang diucapkan ketika 3 pin berhasil disusun,,,dan ucapan itu sungguh membuat lawan jengkel karena, nadanya agak meledek dan pin kita harus diambil satu...waaa sedih sekali memang.

Ada satu istilah lagi dalam permainan ini , yaitu " Engket/ dipikul", yakni ketika kita menyusun pin kita membentuk 3 pin lurus, namun pin yang berada di tengah telah hilang akibat diambil lawan kita, atau memang kita salah langkah ketika mencoba menghalangi lawan kita, sehingga kita lengah. Nah pada saat pin tengah itu tidak ada, dan lawan kita meletakkan pin dia pada tengah-tengah barisan kita, maka akan terjadi "Engket/pikul ". ini lebih menyakitkan lagi, karena lawan kita akan mengabil dua pin yang berada di samping pin tadi.

yah begitulah,,jadi gampang-gampang susah seh kawan. Namun asyik juga lo, untuk mengisi hari libur pagi-pagi sama temen-temen kita, atau juga saat menunggu buka puasa..penting jangan marah aja ya kalo kalah heheheh. Semoga permainan tradisional ini akan tetap lestari.

Popular Posts