Pages - Menu

Thursday, August 15, 2013

Apakah Fenomena Resonansi itu?



Penggunaan peralatan yang bersifat capasitif dan Induktif pada sistem distribusi mengkibatkan fenomena rsonansi, menghasilkan nilai impendansi yang sangat tinggi atau sangat rendah. Variasi dari imedansi ini akan memodifikasi nilai arus dan tegangan pada sistem distribusi

Simplified diagram installation linear loadsDisini kita akan mendiskusikan hanya tentang fenomena resonansi parallel, yang merupakan fenomena paling sering terjadi.

Berdasarkan single line diagram dinawah ini, diperlihatkan instlasi yang terdiri dari:
  1. Power transformer yang mensupply energy
  2. Beban Linier
  3. Beban tidak linier yang mengakibatkan arus harminisa
  4. Kapasitor sebagai power factor correction




Harmonisa memiliki efek ekonomi terhadap instalasi yang mereka serang, yakni:
  1.  Energy yang dibayar lebih tinggi
  2.  Pemanasan dini pada peralatan
  3.  Produktivitas menurun

Untuk keperluan analisis harmonisa , eqivalen diagram seperti yang ditunjukkan berikut ini,

Harmonic-analysis - The equivalent diagram
Resonansi terjadi ketika nilai dari denominator  mencapai nilai nol. Hubungan  frequensi semacam ini disebut degnan  frequency resonansi sirkuit.  Pada frequensi ini, nilai dari impedansi mencapai nilai maximum, menghasilakan distorsi tegangan yang cukup menghawatirkan.  Distorsi tagangan dibarengi dengan sirculasi dari arus harmonisa pada  sirkuit Ls+C yang lebih tinggi dari harmonisa  arus yang telah terinjeksi.

Sistem distribusi dan kapasitor power factor correction  adalah subjek yang mempertimbangkan arus harmonisa, menghasilkan resiko overload/pembebanan lebih


Popular Posts