Pages - Menu

Sunday, July 14, 2013

Pengelolaan Profesional Masjid Ar-Raudhah

Hari minggu kemarin saya mengunjungi teman saya yang habis menikah, tepatnya di Pondok Ungu. Pondok ungu ini terletak di Bekasi Utara, aku tidak tahu persis dimana itu, karena ini adalah kali pertama aku kesana, yang jelas tempat ini melalui perumahan elite Harapan indah permai. Aku istriku dan anak kami tercinta, nashita pergi bersama dipagi yang cerah itu.

Skip===>
......(pulang)...

Selesai kami berkunjung, kira pukul 12.30 an, saya berusaha mencari masjid untuk sholat dzuhur sekaligus beristirahat sejenak, disnilah kami menemukan masjid ini..ya masjid Ar-Raudhan namanya, sebuah masjid sedang tidak jauh dari kawasan pondok ungu.

Majid ini tidak besar, hanya saja ada yang spesial disana, apa saja yang menarik...ayo kita lihat...
Imam masjid, Mabot digaji dan tinggal di mesjid, wah kayak karyawan sajalah pokoknya...sampai-sampai ada open recruitment segala lho... coba lihat ini.
Imam masjid dilelang dengan job vacancy, dengan kretireia yang "subhanalloh" keren, Imam masjid harus hafal minimal 5 juz, dan bacaannya harus bagus(sesuai tadjuwid dan mahrojnya) dan bersedia tinggal di mesjid. Sehingga diusahakan selalu ada saat sholat berjamaah hendak dilaksanakana. Tuh kan, seharusnya masjid-masjid yang lain harus nyontoh nie, jangan asal aja yang mengimami,,hufff belum lagi tadjuwid salah, hafalannya dikit, eh karena dia tokoh kampung, langsung jadi imam..gak boleh ya...!


Yang tidak kalah keren adalah kotak amal yang terbagi tiga, yakni untuk zakat, masjid dan anak yatim. sehingga gak perlu misahin lagi, atau mesjid bikan edaran buat tarikan lagi. kalo boleh koreksi mungkin yang untuk zakat, diganti sedekah atau amal
jariah saja teman-teman. Karena kalau zakat seh biasanya dalam kurun waktu tertentu dan memenuhi kriteria/nasab. Mending zakat langsung ke panitia saja, soalnya jumlahnya kan besar biasanya.

Hal lain yang menarik dari mesjid ini adalah, disediakanya dispenser dan aqua minum, jadi bisa minum dingin maupun hangat. weh sep lah, kalo lagi ngantuk bikin kopi gak perlu ke warung..hehehe, dan yang ada yang menarik ni kawan-kawan. coba perhatikan gelas plastik dipinggir aqua galon tersebut!, ya benar disana dipisahkan antara yang bersih dan yang kotor, sehignga dapat dibedakan dengan amat jelas.



Selain beberapa hal diatas nie teman-teman, ternyata masjid Ar-Raudah memiliki 2 ambulance yang didanai dari sedekah jamaah sekalian, wee ini memang super banget masjid, warganya dapat dianter ke rumah sakit sewaktu-waktu gak usah nelpon ke RS dulu. Terus sopirnya siapa?, hahaha sungguh super sekali ternyata masjid ini juga memiliki sopir pribadi untuk mengemudikan ambulance ini. angkat topi deh pokoknya.

Temen-temen bisa lihat tu, ada dua ambulance terparkir di depan halaman masjid, ditengahnya ada tulisan" ini dekelola dengan sakat anda". semoga masjid-masjid yang lain juga ikut berbenah.

Dimading ada beberapa hal yang menarik di mading masjid, ternayta pembagian tugas di masjid ditetapkan dan ditempel, sehingga semua bisa tahu jawalnya petugas,

Tidak hanya itu, pendapatan dari sedekah, anak yatim, dan masjid semua dicantumkan di mading, sehingga dapat dilihat secara transparan semua dana yang masuk dan keluar..Jadi tidak perlu lagi nie, tiap mw mengadakan sholat tarawih atau jumatan selalu diumumkan kepada jamaahnya,,in perolehan tanggal ini dan itu,,wah pusing...harus terpisah lah,,biar ibadahnya khusuk.





Dan terkahir yang unik dari masjid ini adalah, ada free wi fi,,aahahahha,, gak tahu nie temen-temen kira-kira tujuan pemasangan ini apa,,tapi saya kira ini canggih,, semua jamaah dapat mengakses internet lebih mudah dan gratisss...

Semoga masjid ini diberkahi Alloh dan menular ke masjid-masjid yang lain, dan tidak lupa bahwa semoga tidak hanya fasilitas nya saja yang lengkap,,tetapi kegiatan dan kualitas ibadah selalu menjadi yang utama... semoga Alloh memberikan kesempatan kepada kita semua berbuat terbaik untuk agama dan bangsa ini. amin


FIN




Menanti Kehadiran Lailatul Qodar

Kehadiran Lailatul Qadr, menurut sekian banyak hadis Nabi, diharapkan pada malam-malam ganjil pertigaan terkahir dari bulan Ramadhan. Apakah “Malam Qadr” itu dan bagaimana kehadirannya? Qadr berarti “mulia”. Kemuliannya, antara lain, karena turunnya Al-Quran pada malam itu. Qadr juga berarti “pengaturan” karena ketika itu Alloh mengatur khiththah dan strategi Nabi-Nya guna mengajak manusia kepada ajaran yang benar. Qadr juga berarti “ketetapan” karena pada malam itu terjadi ketetapan bagi perjalanan hidup makhluk (manusia).

Tidak kurang orang mengaitkan kehadiran Lailatut Qadr dengan tanda-tanda alamiah. Hal tersebut tidak mempunyai dasar yang dapat dipertanggungjawabkan. Yang jelas ialah ketika itu dirasakan oleh yang menemui-adanya kedamainan dan kesejahteraan. Ketika itu turun juga malaikat-sesuatu yang tidak kita ketahui hakikatnya.

Betapapun arti dan hakikat Lailatul Qadr, yang jelas adalah bahwa Nabi menganjurkan umatnya untuk berusaha “menemuinya”. Tentu saja pertemuan dengannya bukan menunggu dengan tidak tidur sepanjang malam, karena jika demikian maka orang-orang yang tidak tidurlah yang akan memperoleh kebahagiaan. Menanti kehadiranya adalah dengan jalan beribadah, mendekatkan diri kepada Alloh sambil menyadari dosa dan kelemahan kita yang harus dilakukan, khususnya sepanjang bulan Ramadhan. Hal tersebut bila dilakukan secara sadar, ikhlas dan berkesinambungan, akan berbekas didalam jiwa sehingga menimbulkan kedamaian, ketentraman, dan dapat mengubah secara total sikap kejiwaan seseorang.

Memang, ada saat dalam perjalanan hidup manusia yang dapat menimbulkan kesadaran ruhani yang pada akhirnya membawa dampak positif bagi kehidupannya. Dan benar juga bahwa saat-saat tersebut dapat terjadi sewaktu-waktu. Tetapi, pada bulan Ramadhan-khususnya pada malam-malam terakhir dimana jiwa telah diasah dan diasuh-pelbagai kemungkinan tersebut bisa menjadi lebih besar. Mungkin itulah sebabnya Nabi saw. menyatakan bahwa kehadirannya terjadi pada malam-malam terkahir bulan Ramadhan.

Apabila kesadaran ruhani telah diperoleh seseorang, maka akan berubah seluruh sikap dan pandangan hidupnya. Ia benar-benar merupakan peletakan batu pertama dari kebajikan sepanjang usianya dan sekaligus ia merupakan “malam penetapan” atau lailatul Qadr bagi kehidupan di alam fana’ dan baqa’. Sejak itu hingga akhir hayatnya, yang dilanjutkan sampai di akhirat, ia akan merasakan kedamaian dan kesejahteraan. Ia juga akan merasakan kehadiran malaikat yang, antara lain, berfungsi mengokohkan jiwanya serta membimbing dan mendorongnya untuk melakukan kebajikan-kebajikan serta menghindari pelanggaran-pelanggaran.[]

by: Prof. Quraish Shihab.

Wednesday, July 10, 2013

DESIGN DC-DC CONVERTER USING DOUBLE TRANSISTOR



In the past we have discussed about how to design DC to DC converter using empiric method, where we calculate the current output and voltage desired. In this chapter we will make an experiment how to design Boost converter using double transistor. Transistor used to drive the FET to generate switching processes.
In this design, we want make a boost converter from 5 V to 12 Volt, with current output 100mA. First remember the basic concept of DC-DC diagram, look at the picture 1.
Picture 1Basic Diagram of Boost Converter

In this case, FET (Q1) was drive by double transistor.
Picture 2, Double transistor as FET driver

I used the push pull transistor which part of VFD driver. The frequency that generate about 108kHz, base on this form, can calculate the value of Inductance (L) and Capacitance (C), then matching impedance (R) as well.
Empiric solution:
Inductor Calculation
T=1/f, then T=1/108 kHz= 9.25 us
Vout= Vin/ (1-k), then 12=5/(1-k), so we can obtain duty cycle(k)=0.583
ton +toff=T and k=ton/T
in our last meeting, we have figure out the value of ton and toff by using mesh analysis method. So we can do a same thing as before to get the final equation.
ton +toff=T, so
L∆i/Vin +L∆I/(Vout-Vin) =T
L∆I (Vout/ Vin(Vout-Vin)= T
And then, we can enter data that we have,
L(100mA) (12/5(12-5)=9.25us, and we obtain value of Inductance(L) =270 uH.

Capacitor calculation:
Vc=Vout
Ic Xc=12
Ic. 1/(2*phi*f*C)=12 V
(100 mA)* (1/2*(3.14)*108kHz*C=12V
So we obtain value of Capacitance = 12.3 nF

Diode, for diode you can check the datasheet of the diode with reliable value of current and voltage, because we will use 12 V output, we recommended you using diode with voltage rating 12 V too.

In the end we need to ensure whether our DC converter is work or not. In this case, we need a dynamic load, where this device can pull the current that we set. In general we can illustrated the dynamic load as bellow:
Picture 3Dynamic Load was applied.
                                                                                                                                                       First time when you operate the Our boost converter without load, the Dynamic load will measure the Voltage only, and when we loaded the DC to DC with specific current, in this case 100mA, the DC to DC will work. If your Design is good enough, the voltage which measured by Dynamic load would not drop or drop but just a little (not more than 5%).

I have check our design above, without load the voltage is about 58 Volt, and when it loaded with 100 mA, the voltage is drop to 8 Volt.

Case 1, Voltage 58 Volt
I don’t know what exactly happened with the voltage, why the voltage measured is 58 Volt?, is our calculation is fail?, even the voltage output is 58 Volt without load, we still can manipulate this by put the Zener diode on voltage output, with Vz=12 Volt. Look at picture bellow,


Picture 4Add zener diode
Case 2, Voltage Drop to 8 volt
When voltage increased to 58 volt, we can put zener diode on output voltage, but when the voltage dropped, it means your design in problem. The voltage drop is caused by our system, right now we using the open loop concept, se there is no feedback, so the duty cycle absolutely depend on the inductor performance. In the open loop system, we need adjust the value of inductor the get the better value.

Picture 5, Adjust Inductance value to increase performace
                                                                                                                             
Conclusion,
1.       It’s ok, even our calculation did not match with reality.
2.       Our design is good, but not perfect, because there is no feedback to control duty cycle.
3.       We can put the zener diode to clamp the voltage output, in fact our design has voltage output 58 volt without load, and 8 Volt with load 100 mA.
4.       Adjust the inductor value to get better performance, ensure the value of current is over of 100 mA.
5.       Need more improvement to make our design perfect.

FTo be Continued....

Jangan Menduga yang Baik itu Baik, yang Buruk itu Buruk

Bismillahirokhmaanirrokhiim...

Saudaraku yang dimuliakan Alloh, Mari kita renungkan firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala berikut ini: “.....Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui.” ( QS. Al Baqarah: 216 ). 
malam-hening
Dalam kehidupan ini, banyak sekali hal yang boleh jadi suesuai dengan yang kita inginkan, dan tidak jarang jauh dari apa yang kita harapkan. Dalam surat diatas Alloh berpesan untuk tidak cepat-cepat menyimpulkan bahwa apa yang kita alami atau perloleh baik itu keberhasilan maupun kegagalan sebagai hal yang baik, cobaan, atau bahkan azab bagi kita. Bisa jadi keberhasilan yang kita peroleh itu bisa mengantar kita kepada keburukan, ketika kita tidak menyadarinya kemudian berbenah, dan sebaliknya keburukan atau yang kurang baik yang menimpa kita akan mengantarkan kepada kebaikan yang sebenarnya.

Ada sebuah cerita, yakni sesorang yang menangisi kegagalanya selama berminggu-minggu, lalu ketika dia mencapai kebaikan dia kembali menangis. Dia menangisi dirinya sendiri, kenapa pada waktu mendapat keburukan  itu dia menangis, seharusnya dia senang seperti keberhasilan yang diperoleh sekarng. Demikian cerita itu berpesan.

Lantas bagimana kita melihat hal itu adalah ujian atau azab?, kita sering kali memperoleh sesuatu yang tidak kita senangi, boleh jadi itu adalah ujian untuk menaikkan derajat kita, dan bisa jadi juga itu adalah azab dari Alloh. Nah bagiamana cara membedakannya?, pertama kita perlu berintrospeksi diri, apakah selama ini kita telah berusaha secara optimal sehingga tidak ada lagi upaya yang dapat kita lakukan?, ataukan kita terlalu cepat menyerah, kemudian tanyakan pada diri anda apakah sedemikian jauh anda melalaikan kewajiban yang diperintahan Tuhan, ataukan selama ini kita telah taat dan berusaha keras mempelajari kesalahan-kesalah kita dan berusaha memperbaikinya?, jika itu belum tentu anda telah tahu jawabannya.

Dalam ayat lain Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman : “ Jika Allah menimpakan kemudharatan kepadamu, maka tidak ada yang dapat menghilangkannya kecuali Dia. Dan jika Allah menghendaki kebaikan bagi kamu, maka tak ada yang dapat menolak karunia-Nya. Dia memberikan kebaikan itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. “ ( QS. Hud : 107 ).

Dengan memiliki kesadaran seperti ini kita akan berupaya untuk melihat sisi baik dan hikmah di balik setiap peristiwa. Sehingga kita meyakini bahwa apa yang kita anggap buruk saat ini belum tentu berakibat buruk di masa mendatang . Sebaliknya, setiap hal yang kita sukai dan kita angggap baik saat ini belum tentu yang terbaik untuk masa depan kita. 

Walloh wa'lam bissawab.

Fast Transient Test (EFT)

If you have worked on electronics company, you would had  familiar with Fast Transient Test or EFT. EFT is term of power tests such as electrostatic discharge (ESD), lightening surge, or AC transient. Fast transient test using a non continuous voltage, we can call it as surge but in high frequency. These voltage is injected on the power line to give a disturbance. 

Our country power line using frequency standard about 50 Hz, and for EFT voltage is about 5kHz, so call is high frequency. You might be get confuse, but it's ok, lest learn it deeper. 
Picture 1, EFT illustration
Picture 1 is illustration how fast transient voltage work. This voltage was injected on the power line with specified frequency, voltage and timer.  Picture bellow us example of EFT Standard:
Picture 2, EFT Spec.
Voltage magnitude which used about 4 kV (plus and minus), we check both of level voltage. The frequency is about 5 kHz, burst period about 300 ms, with 75 pulse. All of this applied into power line for 5 minutes. The device under test (DUT) did not allowed freeze on video or stopped suddenly.

when your device is NG, its mean there is a problem with your power conversion source, in this case we call it as Switch mode power supply (SMPS). and the fist thing that you should do is check the line filter on the high voltage, ensure the linkage inductance each filter both ground and line. Measure the noise level on power line and ground noise, when it big enough then add a capacitance of Y-capacitor that junction between low voltage and high voltage. 

Picture 3, Line filter of SMPS
measure the linkage induction, when it to big, you should change with another line filter better. now, think your device would have better performance, and if it's does not work, check on the ground side, and try to add capacitance of Y capacitor. Good luck guys.


Tobecontinued...





Tuesday, July 9, 2013

4 Hal yang Perlu Dilakukan di Bulan Ramadhan



Bismillahirohmanirohim,
Saudaraku bulan ramadhan adalah bulan yng mulia. Banyak sekali pertanyaan para sahabat kepada nabi, menganai apa saja yang harus dilakukan ketika bulan yang agung ini datang. Nabipun berpesan ada empat hal yang dapat kalian lakukan ketika bulan itu datang. 4 hal itu diantaranya


  •  Menyaksikan bahwa Alloh Maha Esa
  •  Memohon ampunan-Nya
  •  Memohon surga-Nya
  •  Memohon supaya terihandar dari neraka


Pertama, Bersaksi atas ke-Esa-an Alloh. Hal ini dapat dilakukan dengan, mengamati alam raya ini, sungguh alam raya ini bekerja dengan baik, tentu ada yang yang menciptakan dan mengaturnya, Dialh Alloh tuhan yang maha esa.
Kedua, setiap manusia tidak luput dari kesalahan, baik sebelum ramadhan maupun setelah ramadhan, sehingga siapapun itu wajar memohon ampun kepada Tuhan yang maha pengampun.
Selanjutnya, adalah memohon surganya dan menghindar dari nerakanya. Dua hal ini tidak boleh tidak dilakukan ketika bulan suci ramadhan datang. Memohon surga-Nya dengan cara beribadah dan mengerjakan amal-amal kebajikan, sesuai  kemampuan dengan kesungguhan. Dan setalah itu dia berusaha menghindar dari hal-hal buruk, atau keburukan yang terbesit  difikiran atau yang hendak dilakukan, tentu semata-mata hanya ingin Rahmat dan Ampunan dari Alloh SWT.

Demikian berbeapa hal yang dapat kita lakukan untuk mengisi ramdhan, semoga kita senantiasa diberikan kemudahan dalam melaksanakannya. Amin

Popular Posts